JAKARTA – Meskipun pandemi Covid-19 belum usai, para pengembang tetap meluncurkan properti komersial.

Salah satunya, Sinar Mas Land yang merilis ruko Golden Madrid X dengan harga mulai dari Rp900 juta.

Ruko tersebut dirancang untuk menjadi meeting point atau tempat berkumpul generasi muda, dengan desain bangunan minimalis.

Ruko Golden Madrid X merupakan bagian dari hype community complex yang tahun ini diperkenalkan oleh Sinar Mas Land.

Managing Director Strategic Business & Services PT Sinar Mas Land Alim Gunadi mengatakan saat ini market dengan harga Rp900 juta hingga Rp1,5 miliar yang masih ada daya beli.

“Masih ada peminatnya, daya beli masih ada, sehingga kami luncurkan ruko komersial,” ujarnya kepada Bisnis, Rabu (4/11/2020).

Alim menuturkan data dari Facebook Analytic terdapat 63.000 orang dengan rentang usia mulai dari 18 hingga 30 tahun yang beraktivitas di sekitar wilayah ruko Golden Madrid X.

“Meningkatnya jumlah wirausaha di Indonesia berpengaruh pada permintaan ruko yang semakin tinggi,” ucapnya.

Ruko Golden Madrid X ditawarkan dengan jumlah terbatas hanya 43 unit. Masing-masing unit Golden Madrid X dirancang dengan luas bangunan 4×6 dan 4×8 meter persegi serta dua lantai.

Konsumen dapat memiliki unit di Golden Madrid X dengan cara pembayaran hard cash, cicil bertahap ke developer, dan KPR dengan uang muka sebesar 15 persen yang dapat dicicil 15 kali.

Director Leads Property Darsono Tan menuturkan berpendapat saat ini yang membeli ruko banyakan bukan user tetapi lebih ke investor.

“Mereka yang punya cash dan memanfaatkan diskon dari pengembang,” tutur Darsono.

Dia menuturkan daya beli lebih baik dari kuartal kedua dan ketiga tentunya, tetapi belum kembali seperti tahun lalu. “Kita lihat launching produk masih terbatas dan semua developer masih wait and see.”

Menurutnya, saat ini ruko bisa di pakai sebagai kantor atau tempat usaha dan di atas bisa ditinggali, lokasi yang strategis, dan harga yang lebih murah daripada sewa di perkantoran.

Dia menilai lokasi ruko saat ini yang paling diminati masih daerah Serpong, Alam Sutera, BSD, dan Gading Serpong. “Segera tampaknya Summarecon Bogor akan launch kompleks komersial setelah sukses dengan launch perumahannya (Mahogany) dan lain-lain,” tuturnya.

Saat ini yang sedang ditunggu adalah ruko di Sumarecon Bogor karena launch perdana kompleks perumahannya sold out.

“Sold out ini menurut pengamatan kami adalah loyal buyer dari produk summarecon, jadi mostly adalah investor,” ujar Darsono.

CEO Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengatakan kenyataannya memang pasar masih menyimpan potensi daya beli meskipun terbatas di menengah atas.

Oleh karena itu, ruko yang berada dalam lingkungan yang sudah jadi dengan harga yang menarik relatif masih diminati. “Kalau lokasi tergantung, semua proyek yang sudah ramai biasanya kebutuhan ruko akan tinggi,” ujar Ali.

(DO)