JAKARTA – PT Elnusa Tbk. terus gencar melakukan transformasi bisnis dan berinovasi sebagai salah satu upaya akselerasi pertumbuhan bisnis perseroan.

Head of Corporate Communications Elnusa Wahyu irfan mengatakan bahwa sepanjang 51 tahun sejak berdiri, perseroan terus fokus menjadi perusahaan jasa energi yang memberi solusi total di Indonesia.

Mulai dari jasa hulu migas, distribusi dan logistik energi, serta jasa penunjang perseroan berhasil menorehkan beberapa pencapaian.

Pada segmen hulu migas, emiten berkode saham ELSA itu telah mendukung kegiatan survei seismik darat, zona transisi dan laut di Indonesia.Cakupan wilayah survei seismik yang telah dilakukan pun merupakan yang terbesar di Indonesia. 

Kegiatan produksi hulu migas juga telah berkontribusi aktif dalam melakukan pengeboran di lebih dari 63 sumur VICO Indonesia atau yang sekarang dialihkan kepada Pertamina Hulu Kalimantan Timur dan Sanga-sanga.

Jasa electric wireline logging yang merupakan bagian dari  produksi hulu migas juga telah lebih dari 30 tahun memberikan pelayanan kepada Pertamina Grup. Terlebih lagi Elnusa juga berhasil mengikat diri menjadi market leader dalam jasa hydraulic workover di Indonesia.

Selain itu, Elnusa berhasil mendukung PHE – ONWJ dalam menyelesaikan Project Decommissioning Platform YYA Removal. 

Sementara itu, dari segmen distribusi dan logistik energi, Elnusa kini mengelola 49 fuel terminal dan menjadi operator distribusi BBM nasional termasuk mendukung tercapainya BBM satu harga di wilayah Sulawesi, Kalimantan, Sumatera, Bali, Nusa Tenggara dan Indonesia timur lainnya. 

“Pencapaian yang diraih tersebut tidak lepas dari beragam inovasi dan kreativitas yang merupakan kunci daya tahan dan keberhasilan perseroan selama ini,” papar Wahyu seperti dikutip dari keterangan resminya, Rabu (4/11/2020).

Adapun, Elnusa juga telah melakukan berbagai inovasi untuk meningkatkan kapabilitas serta kapasitas Indonesia dalam industri migas. Salah satunya adalah Petrofin Oil Spill Dispersant yang menggunakan bahan kimia dalam penanganan tumpahan minyak dengan cara membuat lapisan minyak yang tumpah menjadi butiran mikro sehingga mempercepat proses remediasi. 

Elnusa juga telah merakit sendiri unit terbaru hydraulic workover unit (HWU) hasil sinergi Elnusa dengan anak perusahaan. Unit dengan nama Elnusa Hydraulic Rig 14 atau EHR-14 ini merupakan unit ketiga yang sepenuhnya difabrikasi oleh anak bangsa. 

ELSA juga tengah mengembangkan smart water meter dan smart power meter untuk mendukung pengelolaan air, yang dilakukan di Kota Tangerang. Sistem ini merupakan solusi pelayanan mengurangi tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW) perusahaan penyedia air dan memudahkan masyarakat dalam mengatur penggunaan air di rumah. 

Elnusa membangun lab inkubator inovasi bernama Agni, yang akan mengelola dan mengembangkan inovasi, ide dan kreativitas yang ada di lingkungan perusahaan. Dengan adanya Agni, Elnusa bersiap diri tidak tertinggal dalam era industri 4.0.

“Mimpi Elnusa menjadi Perusahaan jasa energi yang mampu membangun kapasitas nasional dengan berbagai prestasi dan inovasi serta disegani di kancah internasional akan lebih cepat terwujud.” papar Wahyu.

(DO)