JAKARTA — Proyek kerja sama pemerintah dengan badan usaha sistem penyediaan air minum di Kota Dumai, Provinsi Riau, mulai beroperasi dan mengalirkan air bersih kepada masyarakat setempat.

Parwanto Noegroho, Corporate Secretary PT Adhi Karya Tb. (ADHI), memaparkan proyek yang digarap perseroan bersama dengan PT Adaro Tirta Mandiri ini melahirkan PT Dumai Tirta Persada (DTP) sebagai pengelola proyek untuk menyediakan air minum di daerah Dumai.

“Proyek ini sudah mulai beroperasi dan mengalirkan air bersih kepada pelanggan. Proses ini menandakan telah tersedianya fasilitas sistem penyediaan air minum [SPAM] Tahap I-A. Pada tahap ini, kapasitas air yang dialirkan ke permukiman warga sebanyak 50 liter per detik,” ujarnya melalui siaran pers Senin (2/11/2020).

Kemudian secara bertahap, aliran ini akan ditambahkan hingga mampu mengalirkan sebanyak 250 liter per detik (lpd) sampai 450 lpd. Tahap I-A ini direncanakan mampu mengaliri air untuk 4.000 sambungan rumah dan industri.

Perseroan menargetkan DTP akan menyiapkan infrastruktur instalasi pengolahan air, serta mengoperasikan SPAM di Kota Dumai, yang mampu mengaliri air untuk 20.300 sambungan rumah dan industri di Dumai.

“Dengan infrastruktur ini, DTP ke depan juga akan memberikan kontribusi recurring income kepada ADHI selaku induk perusahaan.”

Adapun, seremoni pengaliran air pertama kalinya telah dilakukan pekan lalu, Rabu (28/10/2020) di kantor instalasi pengolahan air (IPA) DTP menuju Masjid Nurul Yaqin. Kegiatan dipimpin oleh Wali Kota Dumai Zulkifli A.S. bersama dengan Direktur DTP M. Arief Taufiqurrahman.

(DO)