JAKARTA – Harga emas global mempertahankan penguatan tipis pada awal perdagangan pekan ini, Senin (2/10/2020), menjelang pemungutan suara Pilpres AS dan rapat kebijakan Federal Reserve.

Berdasarkan data Bloomberg, harga emas berjangka di bursa Comex untuk kontrak Desember 2020 terpantau menguat 1,6 poin atau 0,09 poin ke level US$1.881,5 per troy ons pada pukul 09.27 WIB.

Sementara itu, harga emas di pasar spot terpantau menguat 0,23 persen atau 4,36 poin ke level US$1.883,17 per troy ons.

Sementara itu, indeks dolar yang melacak kekuatan mata uang dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya terpanau menguat 0,024 atau 0,03 persen ke level 94,062 pada pukul 09.33 WIB.

Harga emas stabil pada awal perdagangan, dengan calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden, mengungguli Presiden Donald Trump secara nasional dalam jajak pendapat terbaru, meskipun selisih persentasi di bebrapa negara bagian masih sangat tipis.

Jajak pendapat New York Times/Siena College menunjukkan Biden memimpin di Pennsylvania, Florida, Arizona, dan Wisconsin, yang merupakan empat negara bagian penting yang banyak menyumbang suara bagi Trump pada Pilpres 2016.

Harga emas telah melemah pada bulan Oktober sekaligus membukukan pelemahan bulanan ketiga berturut-turut, penurunan terpanjang untuk aset safe haven sejak April 2019.

Namun, meskipun harga telah melemah dari rekor tertinggi yang dicapai pada bulan Agustus, kepemilikan exchange-traded fund EFT) atau reksa dana yang diperdagangkan di bursa, yang underlying asset berupa emas tetap mendekati leve tertinggi sepanjang masa karena investor menantikan pilpres AS, perkembangan pandemi virus corona, dan kebijakan bank sentral.

Di sisi kebijakan moneter, Federal Open Market Committee (FOMC) akan mengadakan rapat kebijakan pada 4-5 November mendatang. The Fed tidak akan meningkatkan laju pembelian asetnya tahun ini atau tahun depan, menurut sebagian besar ekonom yang disurvei Bloomberg menjelang pertemuan minggu ini.

Meskipun harga emas global menguat, harga emas batangan 24 karat PT Aneka Tambang Tbk. atau emas Antam pada hari ini dijual lebih rendah dibandingkan dengan harga perdagangan sehari sebelumnya.

Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam, harga emas 24 karat ukuran 1 gram dipatok Rp994.000 per gram, turun Rp2.000 per gram dari harga pada perdagangan kemarin, Minggu (1/11/2020).

Untuk emas satuan terkecil, 0,5 gram dibanderol Rp527.00, turun tipis Rp5.000 dari harga Rp527.500 pada perdagangan kemarin. Kemudian, ukuran 5 gram dibanderol seharga Rp4.750.000. Sementara itu, emas satuan 10 gram dan 25 gram masing-masing dijual seharga Rp9.435.000, dan Rp23.462.000.

Harga emas untuk satuan 50 gram dibanderol Rp46.485.000, sedangkan untuk cetakan berukuran 100 gram dapat ditebus dengan harga Rp93.612.0000. Adapun ukuran 1.000 gram dihargai Rp934.600.000.

Harga emas Antam dijual lebih rendah meskipun harga emas global menguat karena emas Antam dijual dalam rupiah, sehingga pergerakan nilai tukar rupiah juga berpengaruh terhadap penetapan harga.

Berdasarkan pantauan pukul 09.47 WIB, nilai tukar rupiah di pasar spot terpantau melemah 60 poin atau 0,41 persen ke level Rp14.685 per dolar AS, setelah dibuka di posisi Rp14.650 per dolar AS.

(DO)